Arsitek Barca Guardiola pasti tak berharap pasukannya kembali merupakan korban kebrutalan para pemain Real Madrid. Untuk itu, di bentrok sepasang rival, dini hari nanti, Pep Guardiola menuntut anak asuhnya agar menjauhi kontak fisik yang berlebihan dengan punggawa El Real.
Barca akan menerima Madrid didalam leg kedua perempatfinal Copa del Rey/Piala Raja di kandangnya (Camp Nou), Kamis (26/1/2012) dini hari nanti. El Barca kenyataannya hanya membutuhkan imbang agar melangkah ke semifinal, sebab mendapat kemenangan 2-1 di tempat Madrid pada paruh pertama, pekan lalu.
Menonton perjumpaan nanti, Guardiola meramalkan permainan bisa berlangsung keras. Madrid dipastikannya pasti bermain ngotot untuk memenangkan laga. Keadaan peperangan wajib terulang berlangsung keras pun tak boleh dinafikan.
Sang arsitek tergambar tidak berharap masalah injakan tangan yang dilakukan Pepe terhadap Messi kembali terjadi. Karna itu, dirinya juga menyuruh anak didiknya agar bermain licin serta semaksimal mungkin menghindari kontak dengan punggawa Los Merengues.
“Hal yang harus kami lakukan ialah bertanding secara cepat. Jika kami main cepat, tetap mengoper bola serta menghindari bersentuhan, maka itu pasti lebih baik,” ungkapnya.
Lalu, Guardiola kembali mengingatkan bila timnya belum tentu lolos, meskipun sebagian besar penggila El Barca meyakini timnya bakal sekali lagi melibas Madrid. Arsitek 41 tahun tersebut juga menginginkan pendukung untuk mendatangi stadion, tapi beserta menunjukkan sikap yang baik, serta tidak merendahkan Jose Mourinho juga pasukan Madrid.
“Aku hanya berharap, stadion penuh. Kamu pasti lihat dua klub super mempertontonkan permainan bagus. Yang lain tidak penting. Besok, saya ingin para pendukung datang untuk mendukung kami serta menikmati permainan kemudian melupakan yang lainnya,” tutupnya.
Sang pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menjelaskan saat ini timnya tetap mempunyai kesempatan untuk melaju dalam semifinal Copa del Rey. Mourinho juga menganalisa timnya telah bermain mengagumkan hingga kini ini di kompetisi La Liga, dan percaya kedatangannya dapat membuat Madrid banyak berubah, ternyata semua itu menurutnya hilang oleh kekalahan dari Barcelona yang terlalu dibesar-besarkan.
Pelatih kebangsaan Portugal tersebut juga menyingkirkan anggapan Madrid lebih lemah dibandingkan Barcelona. Menurut bekas arsitek Inter Milan, Chelsea, dan Porto ini, Madrid merupakan klub yang sangat bagus, dan pasti tak selemah yang orang pikir.
“Kami kini memiliki 5 poin lebih banyak dibanding tim yang oleh sebagian orang dinyatakan skuad terhebat di seantero jagad. Itu disebabkan bahwa kami tidak berlaga sejelek juga mempunyai masalah seperti yang sebagian orang kira,” belanya.
Pertaruhan Harapan Mourinho Pada Copa del Rey
This entry was posted in judi online and tagged barcelona melawan real madrid, big match copa del rey. Bookmark the permalink.


